kuping kiri

Tarki, Anggota Linmas Meninggal Setelah 2 Full Jaga TPS, Keluarga Ikhlas

Tarki, Anggota Linmas Meninggal Setelah 2 Full Jaga TPS, Keluarga Ikhlas

Cirebonplus.com (C+) – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 secara serentak telah merenggut nyawa ratusan petugas penyelenggara, seperti pengawas, anggota KPPS, dan petugas keamanan. Salahsatunya adalah Tarki, salahsatu anggota Linmas yang meninggal dunia setelah bertugas di TPS 05 Blok 01, RT 05 RW 01, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Kematian Tarki sudah diikhlaskan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga pun tak menyalahkan siapapun atas kematiannya.

Meskipun penyebab kematian Tarki dikarenakan kurang tidur dan istirahat selama bertugas sebagai Linmas di TPS 05. Istri Tarki mengakui, sebelum bertugas kondisi Tarki baik-baik saja.

“Sebelumnya sih sehat-sehat saja, setelah bertugas kondisi badannya jadi lemas dan kurang darah terus sakit, karena tidak tidur selama dua hari jaga TPS,” kata Asbuna, istri Tarki.

Menurutnya, kondisi Tarki yang semakin parah, hingga dirujuk ke RSUD Arjawinangun. Setelah menjalani perawatan medis Tarki semakin parah dan tak kuat lagi menahan sakit, sehingga menghebuskan napas terakhri di RSUD Arjawinangun pada Selasa (23/4) pukul 09.00.

“Penyebabnya kurang tidur, dua hari dalam bertugas. Tapi, kami keluarga tetap ikhlas, karena ini sudah takdir kepergian beliau saat bertugas menjaga TPS,” ungkapnya.

Sementara itu, anak bungsu korban, Mangsur mengatakan, melihat muka lelah ayahnya yang menjalani tugas sebagai Linmas menjaga TPS 05 selama dua hari.

“Ayah itu kurang tidur sama kurang makan jadi ngedrop. Kemudian saya bawa ke RSUD Arjawinangun. Sudah di RSUD keadaan ayah ngedrop lagi darahnya naik, terus langsung meninggal,” ungkap Mangsur kepada Cirebonplus.com, Selasa (14/5).

Pihak keluarga mengaku, usai Tarki meninggal sudah mendapatkan santunan dari pemerintah daerah, serta menyadari kematian Tarki adalah takdir. (Muhamad Surya)

Related posts