kuping kiri

Tekan Kenaikan Harga Akhir Tahun, TPID-Pemkot Cirebon Gelar Pasar Murah

Tekan Kenaikan Harga Akhir Tahun, TPID-Pemkot Cirebon Gelar Pasar Murah

Cirebonplus.com (C+) – Ada kecenderungan, setiap akhir tahun, harga berbagai kebutuhan, terutama sembilan bahan pokok (sembako). Sebagai langka antisipatif, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melakukan berbagai langkah di antaranya menggelar Pasar Murah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs Asep Dedi MSi usai membuka kegiatan pasar murah di halaman Masjid Nurul Amal Rabu (28/11) mengatakan, Pasar Murah digelar selama tiga hari di dua titik yakni halaman Masjid Nurul Amal, dekat pasar Perumnas pada hari Rabu hingga Jumat (28-30/11). “Kami apresiasi BI, BPS dan instansi terkait lainnya yang tergabung dalam TPID untuk menstabilkan harga pangan jelang akhir tahun,” ungkap Asep Dedi.

Berdasarkan pemantauan dari TPID, lanjut Asep, menjelang akhir tahun ini memang ada kecenderungan harga pangan mengalami kenaikan. “Kita akan upayakan untuk tetap stabil,” kata Asep.

Caranya, sambung dia, dengan menggelar pasar murah di sejumlah titik, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Deputi Kantor Perwakilan Wilayah BI Cirebon, Rawindra Ardiansah menjelaskan, menjelang akhir tahun ini sejumlah komoditas yang dijual di pasar tradisional mengalami kenaikan. Seperti beras, daging ayam dan produk holtikultura.

Karena itu, pasar murah digelar untuk bisa menstabilkan harga-harga pangan saat ini. “Perbedaan harganya antara Rp1.000 hingga Rp5.000,” kata Rawindra.

Dijelaskan, lonjakan harga menjelang akhir tahun biasanya sebuah tren. Terlebih saat ini ditunjang oleh faktor cuaca, sehingga pasokan, seperti produk-produk holtikultura, berkurang. “Tapi untuk beras seharusnya tidak perlu khawatir, karena stok beras di gudang bulog mencukupi hingga 2020 mendatang,” ungkap Rawindra.

Pasar murah yang digelar selama 3 hari tersebut di antaranya menjual beras premium seharga Rp10.300/kg, beras medium Rp8.600/kg, daging Rp73 ribu/kg, gula pasir Rp10 ribu/kg, terigu Rp7.500/kg, telur ayam Rp21.500/kg, minyak goreng Rp11.500/kg, bawang merah Rp20 ribu/kg, cabai merah keriting Rp16 ribu/kg, cabai merah besar Rp18 ribu/kg, cabai rawit merah Rp23 ribu/kg, cabai rawit hijau Rp17.500/kg dan ayam Rp33 ribu/ekor. (Redaksi/C+2)

Related posts