kuping kiri

Teken MoU dengan Kejari, IAIN Cirebon Ingin Pastikan Lingkungan Akademik Bebas Korupsi

Teken MoU dengan Kejari, IAIN Cirebon Ingin Pastikan Lingkungan Akademik Bebas Korupsi

Cirebonplus.com (C+) – Belum sebulan dilantik untuk kepemimpinan periode keduanya sebagai rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg langsung membuat terobosan. Salahsatunya adalah kerjasama dengan Kejari Kota Cirebon untuk menciptakan lingkungan akademik yang bebas korupsi.

Senin (21/1), memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman wilayah bebas korupsi (WBK) itu ditandatangani oleh kedua belah pihak yakni Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg dan Kepala Kejari Kota Cirebon, Muhammad Syarifudin SH MH.

Dalam kesempatan tersebut Sumanta mengatakan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dituntut untuk meng-update semua peraturan dan perundang-undangan. Tujuannya agar semua kegiatan kampus dapat dipertanggungjawabkan dan berjalan sesuai koridor hukum.

Menurutnya, Kejari dan IAIN memiliki program yang sama terkait WBK. Karena itu, sinergi program tersebut diharapkan dapat mencegah korupsi di lingkungan akademik.

“Mencegah kan lebih baik daripada mengobati. Dengan kerjasama ini kami ingin bisa meng-update regulasi. Undang-undang itu kan dinamis, jadi harus selalu update,” lanjut dia.

Dikatakan, kerjasam yang dibangun antara IAIN-Kejari tidak hanya di bidang hukum, tetapi juga dalam dalam aspek pendidikan. Terutama untuk studi lapangan atau PPL sebagai implementasi dari hasil belajar yang telah didapat mahasiswa di kampus, khususnya bagi Jurusan Hukum Tata Negara dan Hukum Keluarga.

“Semoga kerjasama ini dapat semakin erat dan bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan dan proses pendidikan di lingkungan kampus,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejari Kota Cirebon, Muhammad Syarifudin SH MH menjelaskan bahwa kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah terjalin sejak tahun 2015 lalu. Artinya, penandatanganan kali ini hanya memperbaharui kerjasama di bidang perdata dan tata usaha negara.

Implementasinya, sambung kajari, jika IAIN Syekh Nurjati Cirebon menghadapi permasalahan bidang perdata dan tata usaha negara, maka pihaknya siap membantu. “Insya Allah kerjasama ini dapat memberikan manfaat,” kata dia. (Dewo/C+2)

Related posts