kuping kiri

Tradisi Panjang Jimat, Teguhkan Cirebon Sebagai Kota Budaya dan Kota Pusaka

Tradisi Panjang Jimat, Teguhkan Cirebon Sebagai Kota Budaya dan Kota Pusaka

Cirebonplus.com (C+) – Selasa malam (20/11), Penjabat (Pj) Walikota Cirebon, Dr H Dedi Taufik MSi menghadiri kegiatan tradisi Panjang Jimat di Keraton Kaprabonan. Ia datang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Saat diberikan kesempatan sambutan, Dedi Taufik memberikan apresiasi atas pelaksanaan tradisi Panjang Jimat yang semakin memperkuat karakter Cirebon sebagai kota budaya dan kota pusaka yang kental dengan nilai-nilai ajaran Islam. “Tradisi Panjang Jimat sarat akan makna dan memiliki nilai-nilai sejarah yang harus diketahui generasi muda,” kata dia.

Dedi menuturkan, tradisi Panjang Jimat yang masuk dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki fungsi pencerahan pendidikan moral dengan meneladani Nabi. Tradisi Panjang Jimat juga turut mendukung program wisata religi di Jawa Barat dan lebih khususnya di Kota Cirebon.

Pada saat yang sama, Sultan Keraton Kaprabonan, Ir Pangeran Jempol Raja Kaprabonan MP mengungkapkan, pelaksanaan tradisi Panjang Jimat di Kaprabonan setiap tahun digelar tepat bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya agar kita semua mengambil keteladanan Nabi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Ril/C+2)

Related posts