kuping kiri

Waspadai Penipuan di Musim Seleksi CPNS, Ini Salahsatunya

Waspadai Penipuan di Musim Seleksi CPNS, Ini Salahsatunya

Cirebonplus.com (C+) – Setiap pembukaan, peminat pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), baik di kementerian maupun daerah selalu membeludak. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk mengeruk keuntungan sesaat.

Terbaru, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) menemukan adanya surat palsu bernomor B/40/S.KT perihal undangan sosialisasi. Surat tersebut mengatasnamakan sekretaris Kemen PANRB.

Bila dlihat dari fisiktnya, surat ditujukan kepada kepala, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kabupaten Banyuwangi untuk menghadiri sosialisasi Peraturan Menteri PANRB (Permen PANRB) Noomor 19 Tahun 2018 tentang Penyusunan Peta Proses Bisnis Instansi Pemerintah dan Permen PANRB Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi Kelembagaan Instansi Pemerintah.

Berdasarkan surat tersebut, acara akan dilaksanakan Kamis, 4 Oktober 2018 pukul 08.00 di Milennium Hotel Jl Fachrudin No 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam surat juga tertulis untuk menugaskan pejabat yang membidangi proses bisnis dan organisasi instansi masing-masing.

Disampaikan juga bahwa biaya perjalanan dinas akomodasi hotel dan transportasi hanya untuk satu orang peserta instansi dari panitia. Tercantum juga contact person atas nama Irawan Wahyu Sasmita dengan telepon 085314867646.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir menegaskan bahwa surat tersebut palsu atau hoaks. “Kementerian PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” ujarnya di Jakarta.

Dijelaskan, format tersebut tidak sesuai standar antara lain kop surat, nomor klasifikasi, dan beberapa penulisan lainnya. Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat dan pihak terkait untuk berhati-hati ketika menerima undangan.

Mudzakir menambahkan bahwa Kementerian PANRB sedang menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian. “Kami segera melaporkan ke Kepolisian agar kejadian seperti ini terulang dan sebelum jatuh korban,” tegasnya. (Ril/C+1)  

Related posts