Home Headline 2 ASN Indramayu Terpapar Covid-19, Tak Punya Riwayat Bepergian

2 ASN Indramayu Terpapar Covid-19, Tak Punya Riwayat Bepergian

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Jumlah kasus positif Covid-19 di Indramayu terus bertambah. Awal pekan ini Gugus Tugas Percapatan Penanganan (GTPP) Covid-19 mengumumkan 6 orang kasus positif baru.

Gugus Tugas juga megumumkan kesembuhan 2 pasien Covid-19. Hal itu disampaikan Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Menurutnya, keenam pasien positif tersebut yakni S (48) Kecamatan Lohbener, R (84) Kecamatan Bangodua, AA (40 tahun) Kecamatan Indramayu, W (42) Kecamatan Sliyeg, ZS (34) Kecamatan Indramayu, dan A (42) asal Kecamatan Jatibarang.

Deden menjelaskan, S adalah seorang ibu rumah tangga. Yang bersangkutan adalah Pasien RSUD Indramayu yang masuk tanggal 11 September 2020 dengan diagnosa CKD dan tidak ada riwayat perjalanan. Telah diambil swabnya dan hasil keluar tanggal 19/09/2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. “Pasien sudah masuk isolasi RSUD Indramayu dan lontak erat masih pendataan,” kata Deden.

Selanjutnya yakni R, juga seorang ibu rumah tangga. Yaang bersangkutan adalah kontak erat pasien terkonfirmasi Tn EW dan tidak ada riwayat perjalanan. Telah dilakukan pengambilan swab dan hasil keluar pada tanggal 19 September 2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. “Pasien isolasi mandiri, untuk kontak erat masih kita data,” kata dia.

Pasien terkonfirmasi selanjutnya yakni Tn AA dan Tn W, keduanya adalah ASN di Setda Indramayu yang telah mengikuti kegiatan swab massal perkantoran di Pendopo Kabupaten Indramayu pada tanggal 18/9/2020. Tidak ada riwayat perjalanan dan hasil keluar pada tanggal 20/9/2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

“Pasien isolasi mandiri sembari menunggu RS rujukan siap. Dan kontak erat masih dilakukan pendataan,” ungkap Deden.

Pasien berikutnya yakni Tn ZS, seorang pegawai perbankan. Yang bersangkutan telah diambil swabnya di RSUD Indramayu pada tanggal 18 September 2020 dan hasil keluar pada tanggal 20 September 2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

“Pasien isolasi mandiri sambil menunggu RS rujukan isolasi siap. Untuk kontak erat msh pendataan,” kata Deden.

Satu pasien lagi yang terkonfirmasi yakni Tn A, yang bersangkutan adalah karyawan Puskesmas Kertasemaya dan merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi Ny S yang terdata di Kabupaten Cirebon. Pasien mengalami keluhan demam, nyeri tenggorokan dan batuk, namun tidak ada riwayat perjalanan luar kota.

Sampel diambil pada tanggal 19 September 2020 dan hasil keluar pada tanggal 20 September 2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. “Pasien isolasi mandiri sampai RS rujukan siap dan kontak erat terdapat 10 orang,” sambungnya.

Selain penambahan terkonfirmasi, GTPP Covid-19 juga merilis 2 orang sembuh yakni Ny S (44) Kecamaatn Haurgeulis dan Ny M (49) warga Kecamatan Kroya. (C+/04)

Foto: Istimewa

Related Articles