Home Headline 2 PDP Corona Kabupaten Cirebon Meninggal, 1 dari Panguragan 1 Kedawung

2 PDP Corona Kabupaten Cirebon Meninggal, 1 dari Panguragan 1 Kedawung

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Selain data penambahan 1 pasien positif Corona, update data per Minggu (12/4/2020), ada 2 orang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia. Dua orang tersebut merupakan PDP yang selama ini menjalani isolasi di rumah sakit daerah yang ada di Cirebon.

Juru Bucara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Cirebon, dr Nanang Ruhyana mengatakan, dua PDP tersebut meninggal hari ini, 12 April 2020. Keduanya berjenis kelamin laki-laki.

“Pertama daru PDP dari Kedawung yang berusia 67 tahun, kedua dari Kecamatan Panguragan 43 tahun. Semua PDP meninggal dimakamkan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19,” ungkap Nanang.

Dikatakan, keduanya belum bisa dinyatakan sebagai pasien positif terinfeksi Covid-19. Alasannya, karena hasil uji sampel swab pasien yang meninggal belum terkonfirmasi atau masih ada di Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara itu, data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, jumlah total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 34 orang, 8 masih dirawat, 21 orang dipulangkan karena sembuh, dan total meninggal berjumlah lima orang. Dari data ini ada penambahan 2 PDP dari data sehari sebelumnya. 

Di Kabupaten Cirebon juga mengalami penambahan 1 pasien positif, sehingga totalnya menjasdi 3 orang. Sedangkan untuk Orang dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanyak 55 orang, selesai pemantauan 108 orang, meninggal 2 orang. Sehingga totalnya 145 orang. Ini artinya, ada penambahan 1 ODP dari hari sebelumnya.

“Lainnya berstatus ODR 26.182 orang dan OTG masih pemantauan 2 orang, selesai pemantauan atau sehat 2 orang, jumlahnya 4 orang,” sambung Nanang.

Data yang dihimpun CirebonPlus, salahsatu PDP yang meninggal asal Panguragan langsung dimakamkan di desa tempat tinggalnya. Diangkut mobil ambulans bertuliskan RSUD Arjawinangun, jenazah dibawa petugas yang meggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkao standar penanganan jenazah Corona. (Yasir/C+5)

Foto: Istomewa

Related Articles