Home Ekobisnis Anda Kena PHK atau Pendapatan Anjlok? Ini Saran Ahli

Anda Kena PHK atau Pendapatan Anjlok? Ini Saran Ahli

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Perekonomian Indonesia merosot di musim pandemi Covid-19. Salahsatu dampaknya, meningkatnya angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Banyak warga yang kehilangan pekerjaan.

Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Dr Dwi Purnomo MT semua pihak untuk menjadikan kondisi saat ini sebagai modal positif untuk memotivasi diri. Kondisi saat ini bisa menjadi momentum untuk melahirkan ide dan proses kreatif.

Bagaimana cara mewujudkan ide dan proses kreatif? Dwi menyampaikan, untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan ekosistem yang mendukung.

“Saat di-PHK berada di zona kritis, kayaknya kita sendirian. Inilah momentum untuk bertemu ekosistem baru,” ujar Dwi dalam Webinar Nasional bertema Pasca-PHK Saya Harus Apa? Yang diadakan ekosistem kewirausahaan binaan Unpad The Local Enablers akhir pekan lalu.

Pemberdaya kewirausahaan sosial ini menjelaskan, agar bisa bangkit pasca-PHK, seseorang perlu mencari input kreatif. Proses ini diawali dengan pemetaan potensi diri, setelah itu perlu lakukan input kreatif. Apa yang ingin dibutuhkan, pengalaman baru apa yang perlu didapat, sehingga akan mendapatkan masukan baru.

“Proses input kreatif akan mendapatkan inspirasi baru, pengalaman baru, dan wawasan baru. Namun, ini perjalanannya agak berproses tidak bisa instan,” kata Dwi.

Dikatakan, selain mencari input kreatif, seseorang juga perlu melatih diri untuk membangun pola pikir berkembang (growth mindset). Pola pikir ini merupakan kekayaan utama untuk melewati kondisi pasca-PHK.

Dwi melanjutkan, seorang mantan pekerja cenderung memiliki pola pikir tetap (fixed). Karena itu, masa pasca-PHK menjadi momentum untuk mengubah pola pikir menjadi lebih berkembang. Dalam pola pikir ini, hambatan dipandang sebagai tantangan.

“Bagaimana cara agar tetap punya growth mindset? Jangan lupa mengenal kawan-kawan baru. Mau gak mau PHK benar-benar menjadikan sebuah dunia baru, sehingga harus dikenalkan dengan ekosistem yang positif, optimis, mau belajar, tidak kenal lelah, dan mau berbuat salah,” jelasnya.

Wirausaha menjadi andalan yang dijalani seseorang pasca-PHK. Apalagi di masa pandemi ini, mencari kerja baru akan terasa sulit, karena baik sektor swasta maupun industri lainnya dihadapkan pada situasi sulit serupa.

Saat memulai usaha, Dwi menyarankan untuk menyusun rencana pendapatan. Risiko penghasilan setelah PHK akan dihadapkan pada kondisi tak tentu. Untuk itu, rencana pendapatan dilakukan agar terjadi kurva pendapatan yang konsisten.

Sebagai contoh, saat memulai usaha ada patokan penghasilan perdana yang diraih. Selama 3 minggu pertama usahakan untuk meraih penghasilan dengan nominal yang sama. Setelah itu, targetkan untuk meraih penghasilan lebih besar di tiga minggu berikutnya. Demikian seterusnya, sehingga penghasilan kita bisa naik secara konsisten.

“Konsisten bukan seberapa banyak pada pendapatan. Ini jadi sebuah challenge,” kata Dwi. (Dewo)

Ilustrasi: Internet

Related Articles