Home CirebonRaya Bahasa Arab Berpengaruh Besar dalam Perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa Arab Berpengaruh Besar dalam Perkembangan Bahasa Indonesia

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Banyak kosakata Bahasa Indonesia, bahkan termasuk bahasa daerah yang berakar kata dari Bahasa Arab, melalui proses serapan. Jumlahnya tidak sedikit.

Kosakata-kosakata bahasa Arab tersebut sudah menjadi makanan setiap hari. Hingga banyak masyarakat tidak menyadari dan tidak mengetahuinya. Ironisnya, ketidaktahuan juga dialami mereka para pengajar dan penutur bahasa Indonesia.

Guru Besar Linguistik Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Tajudin Nur MHum dalam satu acara di kampusnya, Selasa (29/12/2020) mengungkapkan kondisi tersebut. Menurutnya, banyak di antara penutur bahasa Indonesia yang tidak tahu jika kata yang diucapkannya merupakan serapan dari Arab.

Ia mencontohkan, kata “makna”, “maksud”, “yakni”,”rakyat”, dan “akal” di antaranya merupakan kata serapan dari Bahasa Arab. Bahkan, kata-kata tersebut masih digunakan di Arab sampai saat ini meski terjadi pergeseran makna.

“Kalau masalah pelafalan fonetisnya pasti berubah, karena fonem yang dimiliki Arab berbeda dengan di Nusantara, sehingga orang Nusantara menyesuaikan diri,” ujar Guru Besar Linguistik Arab Fakultas Ilmu Budaya itu seperti diberitakan portal resmi Unpad.

Dalam pandangannya, perkembangan bahasa Indonesia tidak lepas dari proses asimilasi budaya luar Nusantara, salahsatunya adalah bahasa Arab. Sehingga banyak kosakata bahasa Indonesia diserap dari bahasa Arab.

Ia menjelaskan, bahasa Arab diperkirakan masuk Nusantara sekitar abad 7–8 Masehi, sejalan dengan mulai masuknya Islam ke bumi Nusantara. Sejak saat itu, bahasa Arab menjadi bahasa agama dan ekspresi budaya suku-suku bangsa di Nusantara.

“Pada gilirannya (bahasa Arab) berkontribusi membesarkan bahasa nasional dan bahasa Nusantara melalui wahana keagamaan dan kebudayaan,” kata dia seraya mengungkapkan, kontribusi besar bahasa Arab berperan dalam pengayaan kosakata dan pembentukan gramatika atau tata bahasa.

Dikatakan, sejumlah ahli bahasa Indonesia sejauh ini telah melakukan penelitian terkait sumbangsih bahasa Arab terhadap bahasa Indonesia. Salahsatunya adalah Kamali dalam Ghazali (1999) yang meneliti Kamus Umum Bahasa Indonesia menemukan sedikitnya 2.178 kosakata Arab dalam kamus tersebut.

Lebih jauh, sambungnya, tidak hanya di bidang kosakata dan tata bahasa, bahasa Arab juga berperan dalam pengembangan budaya dan traidisi di Nusantara. Salahsatunya banyak nama-nama orang Indonesia yang menggunakan nama atau istilah dari bahasa Arab, contohnya nama-nama nabi, sahabat nabi, tokoh muslim, atau nama-nama yang diambil dari kosakata Alquran.

Prof Tajudin juga menemukan, bahasa Arab banyak diserap dalam ungkapan di penutur bahasa Indonesia, penggunaan kesusastraan, hingga penggunaan pada bidang ketatanegaraan. “Ruh bahasa Arab telah lama bernafas dalam jiwa bahasa Indonesia,” tutup Prof Tajudin. (C+/06)

Ilustrasi: Internet

Related Articles