Home Headline Di Kabupaten Cirebon DBD Lebih Ganas dari Covid-19, Empat Bulan 8 Meninggal

Di Kabupaten Cirebon DBD Lebih Ganas dari Covid-19, Empat Bulan 8 Meninggal

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Sebanyak 8 orang di Kabupaten Cirebon meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) dalam kurun waktu Januari hingga pertengahan April 2020. Jumlah tersebut dari total warga yang positif terjangkit DBD tercatat 295 kasus.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni kepada para pewarta. Rinciannya, sambung dia, bulan Januari 2020 terdapat 90 kasus dan meninggal 4 orang, Februari 121 kasus 2 orang meninggal, bulan Maret terjadi 79 kasus dan 1 orang meninggal, sedangkan bulan April hingga minggu kedua ada 4 kasus dan 1 orang meninggal.

Menurut Enny, semua penyakit baik yang menular maupun yang tidak, sebenarnya bisa dicegah dengan pola hidup bersih. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar melakukan disiplin pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M plus yakni mengubur barang bekas, menguras bak mandi, menutup genangan air, plus menghindari gigitan nyamuk saat tidur dengan menggunakan kelambu dan gunakan obat nyamuk saat tidur.

Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sartono menambahkan, saat ini kasus kematian akibat DBD lebih tinggi dari Covid- 19 di Kabupaten Cirebon. Bahkan kasusnya merata, tidak ada wilayah yang dinyatakan bebas DBD.

“Semua sudah masuk kategori endemis dan wilayah tertinggi di Plumbon. Setelah ditelaah ternyata daerah yang padat penduduk dan home industry lebih berisiko ketimbang daerah yang tidak padat penduduk,” sambungnya, Kamis (16/4/2020).

Sartono menambahkan, memang ketika desa padat hunian, orang lebih sibuk bekerja hingga lupa membersihkan tempat-tempat rawan nyamuk, termasuk aedes aegypti. (Yasir/C+5)

Related Articles