Home Headline DMI Kabupaten Cirebon Imbau Warga Tetap Salat Jumat, Kecuali bagi yang Sakit

DMI Kabupaten Cirebon Imbau Warga Tetap Salat Jumat, Kecuali bagi yang Sakit

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Dampak Corona luar biasa. Tak hanya mengganggu pelayanan publik atau masalah ekonomi akinat nilai dolar naik, tapi juga munculnya anjuran bagi umat beragama, termasuk Islam agar untuk sementara waktu tidak salat berjamaah dan salat Jumat.

Imbauan di antaranya disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan selebaran berisi anjuran agar mengganti salat Jumat dengan duhur bagi daerah yang menjadi zona merah Corona. Bagaimana sikap Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cirebon menanggapi imbauan seperti itu?

Wakil Ketua DMI Kabupaten Cirebon, KH Nukhbatul Mankhub menbgatakan, pihaknya tidak ingin meliburkan salat Jumat atau salat berjamaah di masjid. “Yang sakit dianjurkan salat di rumah dan yang sehat ya salat berjamaah dan Jumat di masjid seperti biasa,” kata pria yang akrab disapa Kang Nukhbah itu.

DMI Kabupaten Cirebon, kata Kang Nukhbah, sudah meminta sekretaris DMI Kabupaten Cirebon untuk menyebarkan surat edaran maklumat DMI ke masjid-masjid. “Insya Allah besok atau hari ini surat sudah kesebar di masjid-masjid Kabupaten Cirebon,” kata dia.

Kang Nukhbah menjelaskan, masyarakat hendaknya tidak berlebihan seperti tidak mau bersalaman, tidak datang ke pengajian, ke tahlilan, salat jamaah dan lainnya. Justru seharusnya munculnya virus Corona dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pihaknya juga mengimbau pemerintah daerah (pemda) fokus dana menambah anggaran untuk langkah-langkah pencegahan. Sehingga  masyarakat menjadi nyaman dan tenang tanpa banyak larangan yang berlebihan.

Ia juga berpesan agar masyarakat yang berpenghasilan lebih bisa menyisihkan sebagian uangnya untuk masalah ini. (Kustano/C+3)

Foto: Istimewa

Related Articles