kuping kiri

Gelar Produk dan Business Matching UMKM Juara Kota Cirebon Menuju Pasar Digital

Gelar Produk dan Business Matching UMKM Juara Kota Cirebon Menuju Pasar Digital

Cirebonplus.com (C+) – Sebagai wujud kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mempercepat upaya penciptaan aktivitas ekonomi baru melalui pengembangan produk unggulan daerah.

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan, dengan diadakannya Gelar Produk dan Business Matching UMKM Juara Kota Cirebon sebagai bagian dukungan Pemkot agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon menuju pasar internasional dan memanfaatkan platform digital (marketplace) serta keberadaan Mall yang ada di Kota Cirebon.

“Gelar produk dan temu bisnis ini tentu akan sangat membantu UMKM yang ada di Kota Cirebon untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Bahkan Azis meminta agar acara tersebut dilakukan secara kontinyu dengan sejumlah strategi, yang dimaksud secara kontinyu, yaitu rutin digelar setiap tahun antara 3 hingga 4 kali. Dilakukan dengan sejumlah strategi diantaranya kegiatan tersebut harus dilakukan di tempat-tempat keramaian. Hal ini dilakukan, agar produk-produk yang dihasilkan UMKM di Kota Cirebon dilihat oleh banyak orang

“Yaitu mall atau supermarket besar, hal ini dilakukan, agar produk-produk yang dihasilkan UMKM di Kota Cirebon dilihat oleh banyak orang. Kita minta pengelola mall juga menjalankan fungsi CSR mereka, yaitu menyediakan lokasi untuk pameran UMKM yang berasal dari Kota Cirebon,” tuturnya.

Pemda Kota Cirebon melalui dinas terkait menurut Azis berfungsi sebagai fasilitator antara UMKM dan pengelola mall tersebut.

“Sinergitas semua pihak dibutuhkan untuk memajukan produk-produk UMKM yang berasal dari Kota Cirebon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Cirebon, drh Maharani Dewi mengungkapkan, jika ada 100 peserta UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Produk yang mereka hasilkan juga beragam, ada yang kue kering dan basah, produk olahan ikan, fashion, kerajinan dan lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Maharani, juga secara rutin melakukan pembinaan terhadap UMKM di Kota Cirebon, salahsatunya berupaya meluaskan jaringan pemasaran yang dilakukan dengan digitalisasi pemasaran.

“Sehingga penjualan produk tidak lagi terbatas ruang dan waktu,” pungkasnya. (SWA)

Related posts