Home Headline Kabupaten Cirebon Masuk Zona Merah karena 1 Positif Corona dan PDP Bertambah, Ini Riilnya

Kabupaten Cirebon Masuk Zona Merah karena 1 Positif Corona dan PDP Bertambah, Ini Riilnya

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menetapkan Kabupaten Cirebon sebagai salahsatu dari 8 daerah yang masuk zona merah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Tujuh daerah lainnya yang berstatus sama adalah Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung dan kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada para awak media usai kegiatan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2020). Menurut Kang Emil, status zona merah ditetapkan karena ada warganya yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Kang Emil mengaku istilah zona merah jangan diartikan pada sesuatu yang sangat menakutkan. Ia sebenarnya tak ingin menggunakan istilah itu karena tidak ingin membuat masyarakat takut berlebihan.

Karena itu gubernur akan mendefinisikan ulang istilah yang lebih tepat untuk menggantikan diksi zona merah. Yang pasti pihaknya akan memprioritaskan langkah-langkah strategis di daerah dengan pasien positif.

Kabupaten Cirebon dinyatakan zona merah karena terdapat 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif Covid-19. Selain itu, berdasarkan data yang dirilis Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, hingga Kamis (19/3) ada 11 PDP yang dirawat intensif. Itu artinya bertambah dari data rilis sehari sebelumnya sebanyak 9 PDP.

Selain penambahan PDP, Kabupaten Cirebon juga mengalami penambahan Orang dalam Pemantauan (ODP) dari sebelumnya 75 menjadi 81 orang. Dinkes pun terus ekstra keras mengerahkan tenaga medis dan seluruh jajarannya untuk melakukan penanganan. (Yasir/C+5)

Foto: Istimewa

Related Articles