kuping kiri

Kang Aziz: Guru Harus Berkompeten dalam Metodologi Pengajaran, Keilmuan, dan Akhlak

Kang Aziz: Guru Harus Berkompeten dalam Metodologi Pengajaran, Keilmuan, dan Akhlak

Cirebonplus.Com (Ci+) – Ratusan guru dari berbagai sekolah, baik di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) maupun Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon mengikuti seminar pendidikan, Senin (24/4). Seminar yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Cirebon itu diadakan di Hotel Sultan Radja Jalan Tuparev Cirebon.

Panitia menghadirkan narasumber Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr Masykuri Bakri MSi. Tema yang diangkat adalah meningkatkan kompetensi guru.

Tampak hadir di tengah-tengah peserta Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon Drs H Asdullah Anwar MSi, dan sejumlah akademisi Unisma.

Dalam sambutan pembuka, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim syaerozi mengatakan, seminar pendidikan merupakan program nasional NU dalam rangka meningkatkan kompetensi guru. Untuk Jawa Barat salahsatunya diadakan di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, dunia pendidikan terutama di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) perlu ditingkatkan lagi peran sertanya dalam menyukseskan tujuan pendidikan nasional. Ciri khas pendidikan di lingkungan NU adalah adanya kemampuan ganda, selain menjadi pengajar yang memang bertugas melakukan transfer keilmuan kepada peserta didik, juga didesain menjadi pendidik.

“Konsep tarbiyah dan taklim secara bersamaan yang dimiliki guru-guru di lingkungan Nahdlatul Ulama sebenarnya menjadi modal dasar bagi pengembangan dunia pendidikan nasional. Ini yang bisa dimaksimalkan sebagai media promosi pendidikan di lingkungan NU,” papar Kang Aziz.

Pembina Pondok Pesantren Assalafie Babakan, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon itu menjelaskan, konsep guru di lingkungan NU hakekatnya adalah aba’ul arwah atau bapak sesungguhnya dalam kehidupan. Sedangkan orang tua hanya menjadi aba’ul asbah atau bapak yang berorientasi fisik.

Karena itu, sambungnya, untuk meningkatkan kualitas anak-anak, baik dari sisi keilmuan maupun akhlakul karimah, wajib hukumnya mempersipakan kompetensi guru. Tentunya guri yang andal baik metodologi pengajarannya, kapasitas keilmuannya, maupun akhlakul karimahnya.

Melalui kegiatan seminar peningkatan kompetensi guru di lingkungan guru Nahdlatul Nlama, tambah dia, diharapkan ke depan tidak saja memperkuat dan menambah nilai bagi masing-masing guru. “Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak didik juga mendapatkan pengaruh positif dari kegiatan yang diselenggarakan ini,” pungkas Kang Aziz. (*)

Laporan: DK Priyansa

Related posts