Home Headline Komisi VIII Setujui Pagu Indikatif Kemenag RI untuk Tahun 2021

Komisi VIII Setujui Pagu Indikatif Kemenag RI untuk Tahun 2021

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat kerja bersama Menteri Agama, Fachrul Razi di gedung DPR RI, Jakarta. Rapat yang membahas Pembicaraan Pendahuluan RAPBN dan RKP Kementerian Agama Tahun 2021, Evaluasi Pelaksanaan APBN Tahun 2019, dan Kinerja Pelaksanaan APBN Tahun 2020 itu berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (25-26/6/2020).

Dalam rapat tersebut Kemenag RI mengusulkan kenaikan Pagu Indikatif dalam RAPBN tahun 2021 sebesar Rp1,6 triliun. Itu artinya mengalami kenaikan  atau naik 2,48 persen dari tahun sebelumnya.

Di rapat kerja hari pertama, menjadi kesempatan bagi anggota Komisi VIII untuk menyampaikan pertanyaan dan hasil analisa terhadap tiga materi pembahasan di atas. Sehingga, rapat pertama Komisi VIII belum menyetujui usulan kenaikan Pagu Indikatif Kemenag RI dalam RAPBN tahun 2021.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, H Satori SPdI MM menyampaikan, tahun 2019 dari anggaran Kemenag RI sebesar Rp66,4 triliun, dalam realisasinya yang terserap sebesar 96,28 persen dari total pagu anggaran atau Rp63,9 triliun.

“Dengan demikian, setiap tahun terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang cukup besar. Tetapi, Pak Menteri mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2021. Mohon maaf, kami belum bisa menyikapi secara keseluruhan,” ujar Satori.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Cirebon dan Indramayu itu juga mempertanyakan realisasi anggaran Kemenag RI tahun 2020, khususnya untuk program haji dan umrah yang telah terserap sebesar Rp381,7 miliar atau 26,99 persen. Pasalnya, berdasarkan keputusan Kemenag RI tahun ini pemberangkatan ibadah haji ditunda. “Mohon dijelaskan, anggarannya digunakan untuk apa? ucapnya.

Sementara itu, pada raker hari kedua atau Jumat (26/6), Komisi VIII DPR RI menyetujui Pagu Indikatif Kementerian Agama RI dalam RAPBN Tahun 2021 sebesar Rp66,6 triliun. Dewan juga menyetujui usulan tambahan anggaran Kementerian Agama RI dalam RAPBN Tahun 2021 sebesar Rp3,8 triliun.

Hanya saja, Komisi VIII DPR RI belum menyetujui Kegiatan Prioritas RKP Kementerian Agama RI Tahun 2021. Akan dilakukan pembahasan lebih lanjut terkait alokasi anggaran Kegiatan Prioritas RKP dalam waktu yang akan ditentukan kemudian.

Dalam kesemptan itu Komisi VIII DPR RI juga telah mendapatkan penjelasan dari Menteri Agama DPR RI tentang realisasi anggaran Kemenag RI Tahun 2019 sebesar Rp63,9 triliun atau 96,28 persen dari total anggaran Rp66,4 triliun.

Anggota Komisi VIII dapat memahami penjelasan Menteri Agama RI terkait anggaran Kemenag RI Tahun 2020 yang hingga 24 Juni sudah terserap sebesar Rp24,7 triliun. Jumlah tersebut senilai 38,69 persen dari total pagu anggaran Rp63,8 triliun. (Dewo)

Foto: Istimewa

Related Articles