Home Headline KPK Buka Pendaftaran Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi 2020, Siapa Ikut?

KPK Buka Pendaftaran Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi 2020, Siapa Ikut?

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka pendaftaran Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK) 2020. Pendaftaran dibuka sejak 15 Juni dan akan ditutup tanggal 15 Juli 2020 mendatang.

Untuk diketahui, Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi merupakan program beasiswa pelatihan intensif bagi para jurnalis dan penulis. Selama lima hari peserta akan mendapatkan materi-materi yang dibutuhkan dalam mempublikasikan isu pemberantasan korupsi.

Pimpinan KPK Alexander Marwata dalam rilis yang diterima CirebonPlus Minggu (21/6/2020) menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas publik terkait dengan isu korupsi. Tujuan selanjutnya adalah agar publik bisa semakin berperan serta dalam pemberantasan korupsi bersama KPK dengan mempublikasikan isu-isu pemberantasan korupsi.

Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi akan diikuti oleh 30 peserta terpilih dari berbagai latar belakang, yakni jurnalis, jurnalis warga, komunitas, dan akademisi, yang berasal dari seluruh Indonesia. Salahsatu syarat untuk menjadi peserta adalah pernah mempublikasikan artikel/karya terkait dengan isu pemberantasan korupsi di media massa, media sosial, atau platform digital lainnya.

KPK membuka program ini dengan dalam Webinar bertajuk Memahami Oligarki, Aspek Ketatanegaraan, Ekonomi dan Politik Pemberantasan Korupsi. Diskusi yang digerar secara daring ini menghadirkan Pimpinan KPK Alexander Marwata, Former Chair of the Departement of Political Science North Western University Jeffrey Winters, Jurnalis dan Founder Narasi TV Najwa Shihab, Pakar Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar dan ekonom Faisal Basri.

“Masyarakat perlu disajikan pengetahuan dasar tentang sebab terjadinya korupsi, dampak korupsi dan cara mengawasinya bersama-sama,” kata Alexander Marwata dalam pembukaan AJLK 2020.

Ia mengatakan, masyarakat harus diajak untuk memahami sebab serta dampak dari korupsi dilihat dari berbagai sisi seperti politik, hukum dan ekonomi. Masyarakat juga perlu tahu pentingnya mengenali produk jurnalistik yang bisa dipercaya sebagai sumber informasi.

Dalam program Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi, KPK akan memberikan beasiswa pelatihan berupa uang tunai senilai Rp3.500.000 untuk 30 peserta terpilih. Selain itu KPK juga akan menanggung seluruh biaya akomodasi peserta selama pelatihan berlangsung, termasuk biaya transportasi pulang pergi para peserta. Setelah pelatihan, peserta diwajibkan menyelesaikan tugas akhir. Tiga peserta dengan tugas akhir terbaik, akan mendapatkan apresiasi berupa uang tunai.

KPK berharap melalui program ini, publik bisa lebih memahami terkait dengan isu korupsi dan pemberantasan korupsi. Tak hanya memahami, publik juga bisa berperan serta dalam pemberantasan korupsi dengan cara membuat karya dan mempublikasikannya.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan mendaftar Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi 2020, publik bisa mengakses link https://bit.ly/AJLK2020. (Dewo)

Foto: Istimewa

Related Articles