kuping kiri

Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Siap Produksi 400 Kader Penggerak Setiap Tahun

Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon Siap Produksi 400 Kader Penggerak Setiap Tahun

Cirebonplus.com (C+) – Lembaga Kajian dan Pengembangan Masyarakat (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon menggelar Training of Trainer (ToT) Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/3). Kegiatan pelatihan bagi para calon trainer pengkaderan NU itu merupakan rangkaian pelantikan pengurus Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon masa khidmat 2017-2022.

Ketua Tanfidiziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie mengatakan, concern Lakpesdam di periode kepengurusannya adalah kaderisasi secara masif dari tingkat cabang, Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga ranting. Ia berharap, minimal jajaran kepengurusan mulai dari PCNU, lembaga-lembaga, hingga MWC dan ranting mengikuti MKNU.

“Sehingga ke depan, syarat menjadi pengurus NU dan lembaga di semua tingkatan harus lulus MKNU atau sudah mengantongi sertifikat kaderisasi. Ini sangat penting, agar mereka selesai secara ideologisasi dan memiliki jiwa penggerak dalam berorganisasi NU,” papar pria yang akrab disapaa Kang Aziz ini kepada cirebonplus.com, Minggu (4/3).

Sedangkan ToT MKNU, lanjutnya, diperuntukkan bagi pengurus NU baik di PCNU, MWC, maupun lembaga yang diutamakan sudah mengikuti fase pengkaderan formal. Lulusannya, akan menjadi trainer atau mentor dan fasilitator untuk agenda MKNU yang akan dilakukan di setiap kecamatan.

Baginya, program tersebut sangat strategis, karena itu dibutuhkan dukungan daari berbagai pihak atau warga Nahdliyin. Selain untuk melakukan penguatan internal NU, juga sebagai bentuk kesiapan Nahdliyin dalam menghadapi tantangan maraknya gerakan keagamaan transnasional yang sewaktu-waktu bisa mengancam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

“Kaderisasi ini untuk memproduksi para penggerak, demi menjaga nilai-nilai Aswaja di tengah-tengah masyarakat kita. Ini adalah fondasi bagi organisasi di masaa depan, karenanya saangat penting untuk dilakukan,” tambah Kang Aziz.

Sementara itu, Ketua Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon, Rosyidin MAg menambahkan, Lakpesdam pasca pelantikan diberikan tugas oleh PCNU Kabupaten Cirebon untuk melakukan kaderisasi. Langkah pertama menuju proses itu adalah ToT yang akan dilanjutkan dengan pelaksanaan roadshow MKNU di tingkat kecamatan.

Menurut Rosyidin, kegiatan ToT merupakan launching program Lakpesdam PCNU Kabupaten Cirebon. Targetnya, akan mencetak 400 kader penggerak tiap tahun di tingkat kecamatan dan desa.

“Peserta ToT merupakan kader terbaik dari warga dan pengurus NU yang sudah melalui tahapan seleksi ketat. Tentu, seleksi ini semata untuk menjaga kualitas calon penggerak di tingkat kecamatan,” kata dia.

ToT MKNU sendiri difasilitasi oleh Lakpesdam PBNU yang langsung dikawal KH Marzuki Wahid dan KH Ubaidillah. Tampak hadir dalam pengukuhan dan launching Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani Amin, para pengasuh Pesantren Babakan seperti KH Nurhadi Toyyib, KH Zamzami Amin, KH Marzuki Ahal, KH Rahmat Jauhari, KH Munir, dan sejumlah tokoh muda pesantren. (*)

Laporan: Khoirun Yasir

Related posts