kuping kiri

LPTNU Teken Kerjasama Strategis dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

LPTNU Teken Kerjasama Strategis dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Cirebonplus.com (C+) – Selain dengan Al Ahgaff University Hadramaut, Yaman, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon juga mendatangani kerjasama strategis dengan Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon. Isi kerjasama antara lain terkait beasiswa, pengembangan keilmuan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg dengan Ketua LPT PCNU Kabupaten Cirebon, H Muhammad Manshur yang disaksikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi dan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani Amin. Bertempat di Auditorium Lantai 3 Apita Tower Jalan Tuparev Cirebon, Senin (12/11).

Ketua LPT PCNU Kabupaten Cirebon, H Muhammad Manshur mengatakan, kerjasama dengan IAIN sangat strategis, paling tidak terhadap tiga hal penting. Pertama, terbukanya beasiswa bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) yang memenuhi syarat akademik dan nonakademik untuk masuk IAIN Cirebon tanpa biaya.

“Untuk syarat akademik LPT PCNU nantinya akan melakukan seleksi terhadap calon penerima beasiswa dengan standar penilaian di atas ketentuan IAIN. Misal, untuk syarat tahfidz Qur’an kalau IAIN mensyaratkan 10 Juz, kami akan tingkatkan 15-20 juz,” ujar Manshur seraya mengatakan, titik tekan lainnya adalah kemampuan dua bahasa internasional Inggris dan Arab.

Sedangkan syarat nonakademik, pihaknya memastikan penerima beasiswa adalah mereka yang memiliki hak sesuai syarat dan ketentuan, misalnya tingkat ekonomi keluarganya dan lain sebagainya.

Kedua, sambungnya, kolaborasi baik keilmuan maupun potensi yang dimiliki kedua lembaga dalam rangka penguatan kualitas dan kapasitas kajian keilmuan. Sedangkan yang ketiga adalah peran-peran keumatan secara kolaboratif antara IAIN dan LPT PCNU.

“Di NU banyak intelektual yang punya kapasitas dalam penelitian dan kajian ilmiah, terutama keislaman. Mereka bisa dilibatkan dalam penguatan keilmuan mahasiswa dan umat Islam Cirebon khususnya,” lanjut dia. (Kustano)

Related posts