kuping kiri

Open Bidding 8 Pejabat Eselon II Kota Cirebon Ditargetkan Selesai Agustus

Open Bidding 8 Pejabat Eselon II Kota Cirebon Ditargetkan Selesai Agustus

Cirebonplus.com (C+) – Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH melantik dan mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama yang terdiri dari Eselon II-B, administrator, Eselon III, dan pengawas Eselon IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon tahun 2019. Pelantikan dilakukan di salahsatu hotel Kota Cirebon, Kamis (11/7).

Menurutnya, mutasi baik yang bersifat promosi maupun perpindahan tempat kerja merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi. Setiap pejabat yang dikukuhkan dan dilantik juga diminta untuk memahami tugas, tanggung jawab dan wewenang pada jabatan yang dipercayakan kepadanya.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa mutasi, baik itu promosi maupun perpindahan tempat kerja, merupakan hal yang wajar dalam organisasi,” kata Azis.

Terlebih, sambungnya, bila mutasi tersebut dalam rangka memberikan penyegaran dan memang sangat diperlukan untuk menciptakan pola kerja yang efektif dan efisien. “Terutama untuk mendorong peningkatan produktivitas dan profesionalisme,” ungkap Azis.

Selanjutnya, kepada pejabat yang dikukuhkan dan dilantik hari ini Azis meminta mereka harus terlebih dahulu memahami tugas, tanggung jawab dan wewenang dari jabatan yang telah diamanahkan kepada dirinya. “Jangan lupakan disiplin yang juga memiliki kedudukan penting dalam keberhasilan kerja,” tandas Azis.

Azis juga berpesan agar pejabat yang dikukuhkan dan dilantik hari ini untuk selalu berinovasi. Ini tentu saja untuk menghadapi tantangan perkembangan dunia yang semakin kompleks. “ASN dituntut lebih adaptif dan inovatif. Karena ini juga sesuai dengan visi dan misi pasangan Azis-Eti, yaitu sehati (sehat, hijau, agamis, tentram dan inovatif),” tambah Azis

Menyinggung kekosongan sejumlah dinas, Azis mengungkapkan akan segera dilakukan open bidding. “Setelah rotasi sekarang selesai, saya perintahkan untuk menyusun kepanitiaan open bidding,” ungkap Azis.

Pihaknya meminta agar open bidding telah selesai pada Juli, dan Agustus mendatang sudah bisa dilakukan sejumlah penyesuaian. Agenda itu dilakukan untuk mengisi 8 kekosongan eselon II yang tidak bisa diangkat sebelum open bidding digelar. (Dewo/Ril)

Related posts