kuping kiri

PDI Perjuangan Jabar Ingin Ketua Ranting Minimal Sarjana

PDI Perjuangan Jabar Ingin Ketua Ranting Minimal Sarjana

Cirebonplus.com (C+) – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tak bisa mempertahankan kemenangan di Provinsi Jawa Barat. Kursi ketua DPRD Jawa Barat pun terpaksa harus diserahkan kepada Partai Gerindra yang menjadi jawara.

Sebagai nahkoda baru PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono pun ingin partai berlambang moncong putih itu kembali bangkit menjadi pemenangan di Jawa Barat pada Pemilu 2024 nanti. Hal tersebut disampaikan ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat roadshow ke daerah-daerh di Jawa Barat dalam rangka konsolidasi internal PDI Perjuangan.

Menurut, merosotnya jumlah kursi suara PDI Perjuangan di Jawa Barat pada Pemilu 2019 dari mulai tingkat kota/kabupaten, provinsi hingga pusat menjadi motivasi. Pihaknya meminta agar tata kelola partai ke depan harus diubah.

Bahkan ia meminta kepada ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi untuk menunjuk ketua ranting minimal tamatan sarjana. “Untuk merebut kembali kemenangan PDI Perjuangan di Jawa Barat, maka tata kelola partai harus diubah, minimal ketua ranting harus sarjana,” tandas Ono seperti dilansir portal resmi PDI Perjuangan Jawa Barat, hari ini.

Tujuannya, sambung Ono, agar bisa memfasilitasi masyarakat serta bisa mengawal dan mengawasi kebijakan pemerintah di tingkat desa/kelurahan. Untuk ketua, sekretaris dan bendahara Pengurus Ranting PDI Perjuangan diwajibkan menguasai wilayahnya dan bisa memetakan baik itu peta politik, sosial, maupun keagamaan untuk dilaporkan data tersebut ke DPC PDI Perjuangan.

Ono juga mempunyai terobosan, agar para kader yang ada di tingkatan ranting dan PAC bisa sehat, maka harus ada transparansi program-program mengenai anggaran dengan membentuk koperasi di bawah naungan DPC guna diberdayakan pada saat ada reses dewan dan lainnya. (Dewo/Ril)

Related posts