Home Ekobisnis Perlu Tahu, 43% UMKM Digerakkan oleh Perempuan

Perlu Tahu, 43% UMKM Digerakkan oleh Perempuan

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi pelaku usaha yang dapat bertahan di masa pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Yang menarik, ternyata makin banyak jumlah perempuan penggerak UMKM saat ini.

Berdasarkan data Lembaga International Finance Corporation (IFC), ada 43 persen sektor UMKM formal di Indonesia dimiliki oleh perempuan. Meskipun secara persentase terlihat signifikan, jika diukur menurut skala, UMKM perempuan masih tergolong kecil.

Guna mendongkrak UMKM perempuan, khususnya di Jawa Barat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan eksosistem kewirausahaan binaan Unpad The Local Enablers (TLE) dan Griya Busana Fesmus menginisiasi Program Inkubasi Bisnis UMKM Perempuan Jawa Barat 2020.

Program inkubasi ini merupakan implementasi dari Hibah Internal Unpad. Dosen FEB Unpad yang juga penggagas program inkubasi Dr. Imas Soemaryani, M.Si., mengatakan, program ini bertujuan mengakselerasi UMKM perempuan di Jawa Barat, terutama usaha yang bergerak di bidang food and beverage dan busana, agar siap bersaing di pasar global.

“Program inkubasi ini akan berlangsung setiap pekan selama kurang lebih 3 bulan ke depan,” tutur Dr. Imas saat membuka Webinar Pembukaan Program Inkubasi Bisnis UMKM Perempuan Jawa Barat 2020 melalui aplikasi Google Meet, Selasa lalu (30/6).

Webinar ini sebagai titik awal program inkubasi. Sebanyak 50 perempuan pelaku UMKM se-Jawa Barat mengikuti program ini. Sebelum mengikuti program peserta diseleksi secara ketat.

Dr Imas berharap, program inkubasi ini menjadi wadah baik untuk bertukar gagasan demi berkembangnya UMKM perempuan di Jawa Barat.

“Program ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta yang lolos karena para peserta akan didampingi dan difasilitasi baik dalam segi materi maupun promosi usaha,” tambahnya.

Webinar ini menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Dosen Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad yang juga penggagas TLE Dr Dwi Purnomo MT desainer Malik Moestaram, perwakilan Fesmus, serta perwakilan dari Shopee.

Malik Moestaram mendukung adanya program inkubasi ini. Ia berharap perkembangan UMKM dapat terukur sebelum dan sesudah mengikuti program ini.

Senada dengan Malik, Yogie Setiafriawan dari Fesmus menyampaikan program ini dapat membantu UMKM perempuan Jawa Barat dalam mempromosikan produk atau usahanya.

Terkait program ini, Dr Dwi Purnomo menjelaskan secara umum kurikulum dan luaran yang akan diterima oleh para peserta dari awal sampai akhir program inkubasi.

“Kita semua akan sama-sama belajar dan berproses untuk mengakselerasi UMKM, akan ada indikator terukur setiap quarter sehingga dapat disesuaikan pendekatan dan metode seperti apa yang akan diberikan khususnya dalam pengembangan model bisnis UMKM perempuan Jawa Barat,” ujarnya dalam rilis yang diterima CirebonPlu, Kamis (2/7/2020). (Dewo)

Foto: Istimewa

Related Articles