Home Headline Terduga Positif Covid-19 di Kompleks Kantor Meninggal, BBWS Samping Terminal Cirebon “Lockdown”

Terduga Positif Covid-19 di Kompleks Kantor Meninggal, BBWS Samping Terminal Cirebon “Lockdown”

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung di Jalan Ahmad Yani, samping terminal Kota Cirebon, ditutup untuk sementara dan mengosongkan aktivitasnya sejak Minggu (19/4/ 2020). Penyebab utama, meninggalnya salahsatu pasien diduga positif Corona, pensiunan DPUPR yang tinggal di kompleks kantor tersebut. Ia memiliki riwayat kontak dengan beberapa orang yang ada di dalam kompleks BBWS.

Infomasi tersebut didapat, berawal dari beredarnya selebaran berisi laporan kejadian Covid-19 BBWS Cimanuk-Cisanggarung sejak Minggu pagi. Laporan yang diteken Kepala Bagian Tata Usaha (TU) BBWS Cimanuk-Cisanggarung itu berisi kronologis kejadian, terutama bagaimana almarhum berinteraksi (kontak) dengan pegawai, dan mata rantai interaksi seterusnya.

CirebonPlus pun menghubungi dua kenalan pegawai yang bekerja di BBWS Cimanuk-Cisanggarung kantor Jalan Ahmad Yani dan kantor Jalan Pemuda. Keduanya membenarkan isi selebaran tersebut.

“(Edaran) benar pak. Kita dirumahkan dulu selama situasi dan kondisi (sikon) belum kondusif,” ujar salahsatu karyawan BBW Cimanuk Cisanggarung yang bekerja di kantor Jalan Ahmad Yani, R.

Menurutnya, untuk sementara bekerja dari rumah selama satu bulan. Bahkan, sebagian dari mereka (pegawai di dua kantor itu) ada yang diperintahkan untuk menjalani isolasi mandiri, terutama bagi yang memiliki riwayat kontak, baik langsung maupun tidak langsung atau perantara.

Ia tidak tahu berapa jumlah teman yang harus menjalani isolasi mandiri. Pasalnya, hingga kini masih ada tracking. “Sedang ditelusuri,” sambungnya seraya mengaku menjadi salahsatu karyawan yang disuruh isolasi mandiri di rumah.

Dalam edaran yang diterima CirebonPlus, dijelaskan kronologis singkat berdasarkan keterangan dari Pelaksana Keuangan PPK Irigasi dan Rawa III SNVT PJPA berinisial S. Diceritakan, pensiunan DPUPR yang tinggal di kompleks kantor BBWS Cimanuk-Cisanggarung Jalan Ahmad Yani Kota Cirebon, M pernah berangkat ke Jakarta untuk menengok saudaranya yang meninggal akibat Covid-19. Yang bersangkutan mencium jenazah, meski dilarang oleh dokter.

Sepulang dari Jakarta, M jatuh sakit dan dibawa ke RS Pertamina Cirebon, tapi ditolak. Selanjutnya, oleh keluarga dibawa ke RS Ciremai tanpa menceritakan riwayat perjalanan M. Setelah dirawat, yang bersangkutan pulang kembali ke rumah yang ada di kompleks BBWS.

Selama di rumah, M berinteraksi dengan beberapa orang, di antaranya Office Boy (OB). Sedangkan OB tersebut berinteraksi dengan staf di kantor BBWS dan seterusnya. Untuk jalur kontak, pihak medus dan BBWS tengah melakukan tracking.

Pada tanggal 15 April 2020 M meninggal di rumah area kompleks kantor. Dan ternyata, banyak warga kompleks yang melayat ke rumah almarhum. Mereka beranggapan yang bersangkutan meninggal bukan karena Covid-19.

Berikutnya, hasil uji swab M keluar dan ternyata dinyatakan positif. Kabarnya, perawat dan dokter di RS Ciremai yang bertinteraksi dengan M juga dinyatakan positif. Namun, untuk informasi tenaga medis RS Ciremai, kebenarannya masih perlu dikonfirmasi ke pihak-pihak terkait.

OB, sebagai orang yang pernah kontak langsung dengan M ternyata juga berinteraksi dengan banyak orang, termasuk ke Kantor Satker PJPA BBWS di Jalan Pemuda Kota Cirebon.

Atas temuan tersebut, dalam edaran Kabag TU menyampaikan bahwa BBWS Cimanuk-Cisanggarung telah melakukan beberapa langkah antara lain mengunci secara fisik (lockdown) kantor BBWS yang berada di Jalan Ahmad Yanu Kota Cirebon, menginventarisir atau melacak interaksi korban Covid-19 dengan karyawan BBWS. Selanjutnya, terus berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Kota Cirebon.

Sedangkan untuk langkah-langkah yang akan dilakukan, mulai tanggal 19 April 2020 akan mengosongkan aktivitas di kantor Jalan Ahmad Yani. Bagi semua karyawan yang berkantor di BBWS Jalan Ahmad Yani akan dilakukan isolasi mandiri, sambil menuggu rapid test dan tes swab. Selain itu, BBWS juga membersihkan dan menyemprot disinfektan di kantor Jalan Ahma Yani. (Dewo)

Related Articles