Home Headline Islamic Centre Kabupaten Cirebon Senilai Rp1 T Digagas, di Mana Lokasinya?

Islamic Centre Kabupaten Cirebon Senilai Rp1 T Digagas, di Mana Lokasinya?

by Redaktur Cirebon Plus
0 comment

CirebonPlus (C+) – Mayoritas daerah di wilayah III Cirebon sudah memiliki fasilitas Islamic Centre. Di Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu sudah berdiri megah, Kuningan dan Majalengka dalam proses pembangunan. Bagaimana dengan Kabupaten Cirebon?

Gagasan tentang Islamic Centre Kabupaten Cirebon ternyata sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Hal itu disampaikan Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Abdul Latip kepada CirebonPlus.

Menurutnya, untuk pilihan tempat gagasan awal adalah di lahan milik pemerintah yang berada di Jalan By Pass Arjawinangun. Lokasinya tak jauh dari lahan yang saat ini dibangun Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon.

Namun belakangan dengan pertimbangan luas lahan, rencana pilihan bergeser ke lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang ada di wilayah Kecamatan Sumber, tepatnya di Kelurahan Pejambon. “Rencana lokasinya di samping timur Stadion Watubelah,” kata pejabat yang dalam waktu dekat memasuki masa purnabakti itu, Selasa (30/6/2020).

Selain soal luas lahan yang dibutuhkan, pilihan lokasi lebih karena pertimbangan integrasi dengan fasilitas besar seperti stadion dan sport centre yang akan menjadi pusat keramaian. Sehingga diyakini bakal lebih ramai karena banyak pilihan tempat yang dikunjungi.

Menurutnya, masterplan pembangunan Islamic Centre sudah ada. Rencana kebutuhan anggaran juga sudah dihitung oleh sejumlah instansi terkait. Angkanya muncul di kisaran anggaran Rp1 triliun lebih.

Ada fasilitas apa saja yang ada di lingkungan Islamic Centre? Latip menyampaikan, bila melihat rancangan yanga ada, selain masjid, tempat-tempat kegiatan keagamaan, dan taman, juga akan dibangun tempat khusus pemberangkatan haji, penginapan, serta lainnya.

“Tempat penginapan dibutuhkan karena dianggap strategis untuk mereka yang sedang mengikuti even-even olahraga di stadion atau sport centre atau kegiatan lainnya yang diadakan di Islamic Centre. Bisa juga untuk tamu-tamu Pemkab Cirebon dari luar daerah,” papar pria yang dikenal dekat dengan ulama tersebut.

Di dekat lokasi rencana pembangunan juga terlebih dulu telah diresmikan peletakan batu pertamanya untuk pembangunan fasilitas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), lembaga pendidikan khusus anak yatim, dan kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Berapa luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas tersebut? Dikatakan, berdasarkan masterplan dibutuhkan lahan seluas 13 hektare. Jika lahan milik Pemkab Cirebon di lokasi tersebut ada 8,5 hektare, maka kekurangannya 4,5 hektare lagi. Tetapi, jika memang lahannya tidak bisa ditambah, maka berdasarkan hitung-hitungan konsultan, lahan yang ada sudah cukup. (Dewo)

Ilustrasi: Internet

Related Articles