kuping kiri

Retribusi Belum Tercapai, Versi BKD Faktornya Regulasi, Pengelolaan dan Tarif

Retribusi Belum Tercapai, Versi BKD Faktornya Regulasi, Pengelolaan dan Tarif

Cirebonplus.com (C+) – Kepala BKD Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan, terkait potensi penerimaan PAD pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan kajian untuk mengukur seberapa besar potensi PAD di Kota Cirebon. Hal itu disampaikan usai evaluasi penerimaan PAD Triwulan II.

“Jadi target peningkatan pendapatan tidak hanya asal 5 persen, 10 persen, tapi harus benar-benar hasil kajian,” tuturnya.

Terkait target penerimaan retribusi parkir yang tak kunjung mencapai target, Agus menambahkan hal itu disebabkan karena banyak faktor, di antaranya faktor regulasi, pengelolaan dan tarif yang harus diubah.

“Jika tetap menerapkan pola lama, maka target pendapatan akan sulit tercapai, dan itu terjadi di beberapa sektor seperti retribusi sampah dan parkir,” kata Agus yang baru beberapa pekan menjabat kepala BKD Kota Cirebon.

Sebelumnya, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mendesak semua jajarannya untuk dapat meningkatkan penerimaan PAD. Pasalnya, masih banyak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum tergali, terutama dari penerimaan pajak dan retribusi.

Menurutnya, anggaran yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon setiap tahunnya baik yang bersumber dari APBD Jawa Barat ataupun APBN hanya cukup untuk operasional jalannya pemerintahan. Sedangkan untuk belanja program kepada masyarakat masih membutuhkan sokongan dana dari sumber lain.

“Anggaran untuk operasional tak perlu dikurang-kurangi, biarkan seperti itu. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan penerimaan PAD,” katanya saat memberikan arahan rapat evaluasi PAD Triwulan II, Kamis (1/8).

Azis mengungkapkan, upaya meningkatkan penerimaan PAD tidak hanya menjadi tanggung jawab Badan Keuangan Daerah (BKD) akan tetapi tiap dinas yang memiliki kewenangan menarik pajak atau retribusi harus lebih kreatif. “Misal Dinas Perhubungan (Dishub) coba pikirkan bagaimana meningkatkan penerimaan retribusi parkir,” ujarnya. (Dewo/Ril)

Foto: Pemkot Cirebon

Related posts